Senin, 19 April 2021

Laporan Bacaan: Strategi Pembelajaran (Magang 1) P2

Strategi Pembelajaran 

Bismillahirrahmanirrahim

            Setelah kemarin saya membahas tentang manajemen kelas, nah sakarang saya akan melanjutkan laporan bacaan saya tentang stretegi pembelajaran yang kebetulan bahan bacaan saya ini ada kaitannya dengan materi yang kelompok kami bahas di mata kuliah Pendekatan Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diampu oleh dosen yang bernama Bapak Drs. H. Fahrul Rai, M.Pd yang kebetulan baru minggu kemarin kami bahas, oleh karena itu saya tertarik untuk membahasnya untuk menjadi laporan bacaan saya minggu ini.

            Proses pembelajaran merupakan proses yang didalamnya terjadi kegiatan mengajar yang dimana terjadi proses interaksi timbal balik antara guru dan murid dalam situasi guru memberikan edukasi kepada para murid-muridnya, tetapi terkadang dalam proses pembelajaran proses timbal balik itu terkadang tidak terjadi berjalan dengan lancar karena seorang siswa yang cenderung bosan dan bahkan malah malas untuk mengikuti mata pelajaran, semua itu biasanya terjadi dikarenakan seorang guru terlalu monoton ketika memberi materi terkadang ia mengajar hanya fokus membaca buku terus dan muridnya mendengar dan tidak ada cara atau inisiatifnya untuk berinovasi untuk mencari strategi pembelajaran yang baru agar ia dapat mendapatkan partisipasi kelas secara keseluruhan dan tentunya tidak membuat murid bosan dengan cara mengajar yang itu-itu saja.

            Oleh karena itu, saya rasa mempelajari strategi-strategi dalam belajar itu sangat penting, karena sebagai seorang guru kita harus pandai-pandai dalam membuat sana baru pada siswa agar ada rasa tertarik dan membuat mereka mau tidak mau harus mengikuti proses pembelajaran, karena ketika seorang guru hanya menggunakan strategi mengajar dengan mendengar saja maka seorang murid pasti akan merasa bosan, ngantuk dan cenderung malas untuk mengikuti mata pelajaran dan jikalaupun masuk ia pasti tidak mau berpartisipasi dalam proses pembelajaran dan cenderung sibuk main sendiri. Karena pengalaman saya ketika menjadi seorang murid saya sangat malas belajar ketika ada seorang guru yang mengajar dengan cara itu-itu saja terlebih lagi seorang guru yang hanya membaca buku terus dan muridnya dibiarkan untuk menyimak, hal itu merupakan hal yang sangat membosankan dan mata pun mulai mengantuk dibuatnya dan untuk menyimak dan mengikuti pembelajaran dengan serius itu pun sangat susah apalagi untuk memahaminya. Maka dari itu disini saya membahas tentang strategi pembelajaran, tentang apa sih itu strategi pembelajaran, seberapa penting sih seorang guru harus pandai memilih strategi pembelajaran, dan saya akan memberikan contoh satu strategi yang bagi saya itu dapat menarik minat belajar siswa.

            Baik langsung saja, yang pertama saya akan menjelaskan apa itu strategi pembelajaran, strategi pembelajaran adalah suatu rencana, metode dan perangkat aktivitas yang terencana untuk meraih tujuan pembelajaran. Definisi lain dari strategi pembelajaran yaitu suatu rencana rangkaian kegiatan yang pada pemakaian metode dan penggunaan akan semua sumber daya atau kekuatan demi adanya pembelajaran yang disusun untuk meraih tujuan tertentu, dan dari beberapa pengertian yang saya baca pada intinya strategi pembelajaran ini merupakan sebuah rencana atau metode yang bertujuan untuk memudahkan dan mengefektifkan proses pembelajaran.

            Strategi pembelajaran merupakan hal yang sangat penting yang harus dipelajari dan dipilih oleh seorang guru, karena menjadi seorang guru kita harus pandai berinovasi dalam mengajar, karena dengan cara yang monoton terkadang membuat para audiens kita yakni para murid cepat bosan ketika belajar, dan mengantuk ketika belajar, oleh karena itu sebagai seorang guru ia harus memilih strategi yang tepat yang membuat seluruh siswa harus aktif dalam proses belajar agar seorang guru mendapat partisipasi seluruhnya dari warga kelas tersebut, dan kalau bisa proses pembalajaran itu bisa diiringi dengan sedikit candaan untuk membuat siswa tidak tegang dan jangan berlebihan, karena berlebihan dalam bercanda juga akan membuat para siswa malah tidak serius dan cenderung main-main ketika proses pembelajaran, maka dari itu seorang guru harus pandai-pandai mengaturnya.

            Nah, disini saya akan membahas strategi pembelajaran yang bernama Everyone Is a Teacher Here, nama strategi ini diambil dari bahasa Inggris yang berarti setiap orang adalah guru. Dalam strategi ini dibahas tentang strategi yang sangat unik dan bagi saya hal ini bisa membuat wajah pembelajaran lebih menarik dan lebih asik lagi karena pada strategi ini ada nuansa baru yang dimana setiap siswa di ajarkan untuk belajar mengemukakan pendapatnya masing-masing, berani dalam menjawab pertanyaan dan membantah pernyataan dari kelompok lain jika salah, dan pada strategi ini juga memberi kesempatan pada siswa-siswa untuk bertindak sebagai pengajar terhadap peserta didik lain, karena dalam proses belajar tidak harus berasal dari seorang guru, siswa juga bisa saling mengajar dengan siswa yang lainnya dan hal ini akan membentuk mental siswa seseorang yang berani, bertanggung jawab, dan belajar berpikir kritis.

            Strategi Everyone is a theacher here adalah suatu strategi yang memberi kesempatan pada setiap peserta didik untuk bertindak sebagai “pengajar” terhadap peserta didik lain, dalam proses belajar tidak harus berasal dari guru, siswa bisa saling mengajar dengan siswa yang lainnya. Strategi ini merupakan strategi yang mudah guna memperoleh partisipasi kelas dan tanggung jawab individu. Dengan strategi belajar yang sedemikian rupa, pastinya ini wajah baru dalam melakukan proses pembelajaran karena yang biasanya seorang siswa hanya menjadi seorang pendengar dan menyimak, nah dalam strategi ini seorang siswa dilatih dan mencoba menjadi seorang guru bagi teman-temannya tentunya ini strategi yang sangat menarik dalam proses pembelajaran.

            Dalam proses pembelajaran di kelas, metode ini merupakan strategi yang mudah bagi guru untuk memperoleh partisipasi kelas dan dapat digunakan untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa. Metode ini disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh pembelajaran pada berbagai mata pelajaran, khususnya mencapaian tujuan yaitu meliputi aspek kemampuan mengemukakan pendapat, kemampuan menganal masalah, kemampuan menuliskan pendapat-pendapatnya (kelompoknya) setelah melakukan pengamatan, kemampuan menyimpulkan, dan lain-lain, memberikan kesempatan dan menuntut siswa terlibat aktif di dalam mencapai tujuan pembelajaran dengan memberikan bantuan secara bertahap sehingga siswa dapat membuat pertanyaan. Metode ini memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk berperan sebagi guru bagi kawan-kawannya sehingga terbentuk aktivitas belajar yang partisipatif dan aktif.

            Dengan menerapkan strategi ini saya rasa merupakan cara yang efektif untuk membuat siswa yang selama ini tidak mau terlibat dalam proses pembelajaran menjadi mau tidak mau harus terlibat dalam proses pembelajaran, karena dalam strategi ini setiap siswa diwajibkan untuk mengikuti karena setiap siswa diwajibkan membuat pertanyaan dalam sebuah kertas yang kemudian nanti akan dibaca orang satu orang  relawan didepan kelas dan dengan strategi ini juga seseorang siswa harus benar-benar menguasai materi agar seorang siswa mampu mengajarkannya kepada siswa yang lainnya sebagai layaknya seorang guru bagi siswa yang lain.

            Pada strategi ini seorang guru tinggal memberikan judul tema yang akan dibahas menggunakan media-media yang menarik, kemudian perintahkan kepada para murid untuk memahaminya kemudian membuat pertanyaan diselembar kertas, lalu pilih satu orang sukarelawan untuk membacakan pertanyaan-pertanyaan tersebut didepan kelas, nah setelah itu biarkan setiap kelompok untuk menjawab pertanyaan tersebut, dan ketika ada yang salah biarkan mereka berdiskusi saling bertukar jawaban pada diskusi tersebut. Saya rasa dengan strategi seperti itu kegiatan belajar mengajar pasti akan lebih aktif dan seru pastinya karena akan ada diskusi tukar jawaban dan saling menambah dan menyangkal. Tugas guru disini mengawasi dan mengarahkan para siswanya agar tidak keluar dari konteks materi pembelajaran dan mengevaluasi proses pembelajaran tersebut pada akhir pembelajaran, bukankan belajar menggunakan proses ini merupakan hal yang menarik?

            Tetapi ada satu hal lagi yang juga menunjang lancarnya proses pembelajaran, yakni media pembeljaran, media pembelajaran ini juga erat kaitannya dengan strategi ini karena pada awal pembelajaran seorang guru akan memberikan sedikit penjelasan menggunakan media yang menarik, dan media yang menarik juga menunjang semangat siswa dan tidak membuat siswa bosan, nah apa sih itu media, dan seperti apa sih media pembelajaran yang menarik itu?

            Media pembelajaran merupakan sarana untuk menyajikan bahan ajar agar menunjang proses pembelajaran menjadi lebih menarik, efektif dan efisien. Media pembelajaran terbagi menjadi beberapa jenis seperti media cetak, media audio, media audio visual dan yang lain-lain. Media cetak merupakan sarana belajar yang berupa kertas yang dicetak sedemikian rupa menjadi media pembelajaran seperti koran, majalah, kliping, novel. Media audio merupakan sarana belajar yang berbentuk suara-suara saja seperti melalui radio, dan media audio visual merupakan sarana belajar yang berbentuk video yang memiliki suara dan gambar nah contohnya seperti video, film, dan lain-lain.

            Media pembelajaran ini sangat erat kaitannya dengan strategi pembelajaran, karena strategi pembelajaran yang bagus tentunya memiliki media pembelajaran yang bagus juga, tetapi media pembelajaran ini tidak juga harus mengeluarkan biaya yang mahal, karena disekeliling kita banyak terdapat media-media pembelajaran yang gratis dan murah harganya intinya apa saja bisa digunakan sebagai media pembelajaran selagi masih ada sangkut pautnya dengan materi yang kita ajarkan, dan tujuan asal dari media pembelajaran adalah untuk memudahkan kita untuk memahami materi yang diajarkan oleh guru, maka dari itu bisa memakai media yang sederhana dan tidak perlu yang mahal asalkan tetap pada tujuan awal media pembelajaran yakni mempermudah dalam penyampaian materi pembelajaran.

            Media pembelajaran yang menarik itu tentunya sarana yang dapat membuat para siswa tertarik dan membuat siswa semakin termotivasi untuk belajar, karena tujuan utama media pembelajaran ini adalah untuk memudahkan dan untuk membuat siswa lebih tertarik lagi dalam melakukan proses belajar. Memang menjadi seorang guru bukan lah hal yang mudah banyak sekali hal yang dituntut dari seorang guru, selain mengajar seorang guru juga harus pandai untuk berinovasi dalam memberikan materi pengajaran, media pembelajaran dan strategi pembelajaran.

            Oleh karena itu, sebenarnya memang benar kalau semua orang itu adalah guru, karena sesungguhnya jika orang memiliki tekad, tidak malas dan dengan penyampaian guru yang baik, media yang baik dan strategi yang baik InsyaAllah akan terwujud bahwa semua orang adalah guru. Demikianlah laporan bacaan saya pada pertemuan ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar